{"id":4789,"date":"2021-05-10T10:49:18","date_gmt":"2021-05-10T10:49:18","guid":{"rendered":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/peraturan-tentang-pengakuan-kredit\/"},"modified":"2026-04-13T04:45:54","modified_gmt":"2026-04-13T04:45:54","slug":"peraturan-tentang-pengakuan-kredit","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/peraturan-tentang-pengakuan-kredit\/","title":{"rendered":"Peraturan tentang Pengakuan Kredit"},"content":{"rendered":"<h1>Penjelasan tambahan mengenai pengakuan kredit yang diperoleh di perguruan tinggi lain<\/h1>\n<p>Berkenaan dengan mobilitas mahasiswa, pemerintah baru-baru ini (pada tahun 2020) meluncurkan sebuah program yang dapat meningkatkan mobilitas mahasiswa. Program tersebut bernama Merdeka Belajar &#8211; Kampus Merdeka (MBKM). Melalui program ini, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dan magang di universitas dan lembaga lain. Berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (MoRTHE) Nomor 74 Tahun 2021, pengakuan kredit pembelajaran untuk Program MBKM dirancang untuk memfasilitasi mobilitas pembelajaran antarlembaga dalam periode studi jangka pendek. Panduan ini mengatur pengakuan kredit semester bagi mahasiswa yang melakukan pembelajaran di luar program atau lembaga pendidikan tinggi. Program ini dikelola secara terpusat oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (MoRTHE) atau oleh universitas dan disahkan oleh MoRTHE. Terdapat 9 (sembilan) Program Merdeka Belajar, termasuk Program Beasiswa Mobilitas Mahasiswa Internasional Indonesia.<\/p>\n<p>Untuk memfasilitasi pengakuan kredit, syarat-syarat berikut perlu dipertimbangkan<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Perjanjian Pembelajaran<br \/>\n<\/strong>Berdasarkan peraturan MoRTHE, terdapat 9 (sembilan) skema mobilitas yang menjadi acuan bagi skema mobilitas yang disepakati dalam program bersama ini. Perjanjian Pembelajaran ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian kepada mahasiswa bahwa kredit yang diperoleh di institusi mitra akan secara otomatis diakui jika peraturan yang disepakati dipatuhi dan semua persyaratan terpenuhi. Aturan tersebut dapat dilihat pada Buku Panduan ILIC dari MoRTHE 2020 dan Keputusan MoRTHE Nomor 74 Tahun 2021.<br \/>\n(<a href=\"https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1620606210-Salinan%20Kepmen%20Nomor%2074%20P%202021%20tentang%20Pengakuan%20Satuan%20Kredit%20Semester%20Pembelajaran%20Program%20Kampus%20Merdeka.pdf\">https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1620606210-Salinan%20Kepmen%20Nomor%2074%20P%202021%20tentang%20Pengakuan%20Satuan%20Kredit%20Semester%20Pembelajaran%20Program%20Kampus%20Merdeka.pdf<\/a>).<\/li>\n<li><strong>Peraturan dan ketentuan institusi<br \/>\n<\/strong>Setiap universitas yang berpartisipasi dalam program bersama telah menyediakan deskripsi kurikulum program studinya, termasuk hasil pembelajaran, SKS, metode pembelajaran dan pengajaran, serta metode penilaian, beserta katalog mata kuliah yang ditawarkan secara daring. Universitas juga menjamin bahwa mahasiswa yang mengambil kredit dari luar tidak perlu mengerjakan tugas tambahan atau mengikuti ujian. Di Universitas Hasanuddin, panduan tentang cara memfasilitasi pembelajaran di luar program studi, panduan konversi nilai, serta panduan penyetaraan kredit dan nilai, dapat dilihat dalam Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 5\/UN4\/2020 tentang Pelaksanaan Pembelajaran di Luar Program Studi pada Program Sarjana Universitas Hasanuddin<br \/>\n(<a href=\"https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1620548753-passkey_PERATURAN%20REKTOR%20PENYELENGGARAAN%20PEMBELAJARAN%20DI%20LUAR%20PRODI-FIX.pdf\">https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1620548753-passkey_PERATURAN%20REKTOR%20PENYELENGGARAAN%20PEMBELAJARAN%20DI%20LUAR%20PRODI-FIX.pdf<\/a>),<br \/>\nGuide Book for Implementation of Learning Outside The Study Program in Hasanuddin University Undergraduate Program. (<a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/14Z120wBfmwmXwom32BQd0FPQ8XZzm9yO\/view\">https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/14Z120wBfmwmXwom32BQd0FPQ8XZzm9yO\/view<\/a>), credit transfer guide Universitas Hasanuddin<br \/>\n(<a href=\"https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1620648032-passkey_Credit%20Transfer%20UNHAS.pdf\">https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1620648032-passkey_Credit%20Transfer%20UNHAS.pdf<\/a>, and Independent Student Exchange Standard Operational Guide (<a href=\"https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1619424078-Passkey-POB-Pertukaran-Mahasiswa-Merdeka.pdf\">https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/storage\/dokumen\/dokumen-1619424078-Passkey-POB-Pertukaran-Mahasiswa-Merdeka.pdf<\/a>).<\/li>\n<li><strong>Integrasi mobilitas kredit ke dalam program studi<br \/>\n<\/strong>Jauh sebelum munculnya program pembelajaran mandiri, transfer kredit telah dilakukan jika seorang mahasiswa pindah dari satu perguruan tinggi ke perguruan tinggi lain. Transfer kredit dilakukan secara manual dengan menyamakan mata kuliah yang diajarkan di perguruan tinggi lain dengan mata kuliah di perguruan tinggi tujuan, dengan pertimbangan bahwa kedua mata kuliah tersebut dianggap setara dalam hal jumlah kredit dan memiliki hasil belajar yang serupa. Namun, dengan adanya program pembelajaran mandiri, BPM harus menyiapkan sistem transfer kredit agar dapat diterapkan kapan saja. Dengan kurikulum saat ini, proses yang harus dilakukan adalah dengan menggunakan proses manual seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Di masa mendatang, BPM akan menyiapkan struktur mobilitas kredit dalam kurikulum yang memfasilitasi mekanisme pengakuan dalam kurikulum baru yang akan dibahas pada tahun 2022.<\/li>\n<\/ol>\n<p><em>Source: <a href=\"https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/home\/dokumen\/2\">https:\/\/akademik.unhas.ac.id\/home\/dokumen\/2<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjelasan tambahan mengenai pengakuan kredit yang diperoleh di perguruan tinggi lain Berkenaan dengan mobilitas mahasiswa, pemerintah baru-baru ini (pada tahun 2020) meluncurkan sebuah program yang dapat meningkatkan mobilitas mahasiswa. Program tersebut bernama Merdeka Belajar &#8211; Kampus Merdeka (MBKM). Melalui program ini, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dan magang di universitas dan lembaga lain. Berdasarkan Keputusan Menteri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"class_list":["post-4789","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/4789","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4789"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/4789\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4792,"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/4789\/revisions\/4792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/math.sci.unhas.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}